PELAKSANAAN BAURAN PEMASARAN DALAM UPAYA PENINGKATAN JUMLAH KUNJUNGAN PASIEN DI RSUD AMURANG

Christine A. Pondaag*, R. G. A. Massie***,G. D. Kandou**

 

*Program Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi Manado

** Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado

**Litbangkes Kementerian Kesehatan

ABSTRAK

Rumah Sakit merupakan salah satu bentuk sarana pelayanan kesehatan yang dapat diselenggarakan oleh pemerintah dan swasta, hal ini menyebabkan persaingan antar rumah sakit sangat ketat dalam menarik konsumen untuk mengakses pelayanan kesehatan yang ada di rumah sakit tersebut.  Salah satu cara yang bisa dilakukan rumah sakit untuk menarik minat konsumen terhadap produknya adalah dengan melakukan kegiatan pemasaran.  Rumah sakit perlu mendesain program pemasaran agar produk tersebut mencapai sasaran dengan bauran pemasaran (marketing mix) yang terdiri dari tujuh unsur, yaitu: product (produk), price (harga), promotion (promosi), place (tempat), people (orang), process (proses), dan physical evidence (bukti fisik).  Penelitian ini bertujuan untuk menyusun bauran pemasaran dalam upaya peningkatan jumlah kunjungan pasien di RSUD Amurang.

Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif.  Data primer penelitian ini diperoleh dari wawancara mendalam, sedangkan data sekunder diperoleh dari telaah dokumen.  Informan dalam penelitian ini yaitu Direktur RSUD, Kepala Bidang Pelayanan Medis, Kepala Bidang Penunjang Medis, Kepala Instalasi Rawat Jalan, Kepala Instalasi Rawat Inap, Kepala Instalasi UGD, Dokter Spesialis, Dokter Umum, Pasien Rawat Jalan, Pasien Rawat Inap, dan Tokoh Masyarakat.  Data diolah secara manual dengan membuat transkrip kemudian disusun dalam bentuk matriks dan dilakukan teknik pemeriksaan dengan triangulasi sumber dan triangulasi metode.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor- faktor yang mempengaruhi  pelaksanaan bauran pemasaran di RSUD Amurang baik dari segi produk, harga, tempat, promosi, petugas, proses, dan bukti fisik masih sangat terbatas dan belum terlaksana dengan baik, sehingga pelaksanaan bauran pemasaran yang ada sebelumnya di RSUD Amurang dinilai masih banyak kekurangan. Pelaksanaan bauran pemasaran di RSUD Amurang perlu dibenahi dan dikembangkan agar dapat meningkatkan jumlah kunjungan pasien.

Berdasarkan penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan bauran pemasaran di RSUD Amurang belum terlaksana dengan baik.  Disarankan agar RSUD Amurang membentuk tim pemasaran agar dapat melakukan kegiatan bauran pemasaran dengan maksimal untuk mencapai hasil yang memuaskan.  .

Kata kunci:  Bauran Pemasaran

 

ABSTRACT

Hospital is one form of health care facilities that can be held by the government and private sector, this led to competition between hospitals are very strict in attracting consumers to access health care in the hospital.  One way that can be done to attract customers to the hospital products is to conduct marketing activities.  Hospitals need to design a marketing program so that the product reaches the target with a marketing mix strategy, which consists of seven elements, namely : product, price, promotion, place, people, process, and physical evidence.  This study aims to develop a marketing mix strategy in order to increase the number of consument in Amurang General Hospital (RSUD Amurang).

This is a descriptive study using qualitative methods. The primary data obtained from in-depth interviews, while the secondary data obtained from the study documents. Informants in this study is Director of Hospital, Head of Medical Services, Head of Medical Support, Head of Outpatient Installation, Chief of Inpatient, Head Installation of ER, Specialist Doctors, General Practitioners, Outpatient, Inpatient, and Community Leaders.  Data processed manually by making a transcript later then arranged in the form of a matrix and inspect by triangulation techniques and methods.

The results showed that the factors that affect the implementation of the marketing mix in RSUD Amurang both in terms of product, price, place, promotion, personnel, processes, and physical evidence is still very limited and has not done well, so that the implementation of the marketing mix that existed previously in RSUD Amurang assessed many shortcomings.  Implementation of the marketing mix in RSUD Amurang need to be addressed and developed in order to increase the number of patient visits.

Based on this research it can be concluded that the implementation of the marketing mix in RSUD Amurang has not done well. It is recommended that RSUD Amurang form a marketing team in order to perform activities with maximum marketing mix to achieve a satisfactory result.           

Keywords : Mix Marketing

Download Full Artikel Disini