HUBUNGAN ANTARA KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN RAWAT JALAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN PESERTA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DI PUSKESMAS SIKO TERNATE

Aminudin Muhammad*, J. M. L Umboh**, Ardiansa A. T Tucunan**

*Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi

* Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi

 

Abstrak

Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia, telah diselenggarakan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sebagai perwujudan amanat UUD 1945 dan Pancasila yang dituangkan dalam UU Nomor 40 Tahun 2009 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Program Jaminan Kesehatan Nasional bertujuan memberikan perlindungan kesehatan kepada peserta untuk memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan. Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional melibatkan berbagai stakeholder, salah satunya adalah Puskesmas. Salah satu masalah yang banyak dikeluhkan masyarakat mengenai birokrasi di Indonesia adalah rendahnya kualitas pelayanan publik termasuk pelayanan kesehatan di Puskesmas. Kualitas pelayanan kesehatan berpengaruh terhadap kepuasan pasien. Kualitas pelayanan kesehatan dapat di ukur dengan menggunakan 5 dimensi kualitas pelayanan yaitu bukti langsung (Tangibles) daya tanggap, kehandalan, jaminan keamanan, dan empati. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara kualitas pelayanan kesehatan rawat jalan dengan kepuasan pasien di Puskesmas.

Penelitian ini adalah jenis penelitian observasional dengan pendekatan deskriptif analitik menggunakan desain cross sectional. Tempat penelitian ini di Puskesmas Siko Kota Ternate dan dilaksanakan mulai bulan Januari sampai Februari 2015. Populasi pada penelitian ini yaitu pasien rawat jalan peserta JKN yang berkunjung di Puskesmas Siko selama periode Januari sampai dengan Desember 2014, sedangkan responden ialah pasien rawat jalan peserta Jaminan Kesehatan Nasional  yang berkunjung lebih dari satu kali. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara nonprobability dengan teknik purposive sampling menggunakan rumus Lemeshow dengan jumlah 100 responden. Sumber data primer diperoleh dari kuesioner dan data sekunder dari Puskesmas Siko Ternate. Analisis data menggunakan uji chi square dan uji regresi logistik berganda. Data dianalisis menggunakan program SPSS.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabel bukti langsung, daya tanggap, kehandalan, jaminan keamanan, dan empati dengan tingkat kepuasan pasien rawat jalan peserta Jaminan Kesehatan Nasional. Variabel yang paling dominan memiliki hubungan dengan kepuasan pasien dibandingkan dengan variabel lainnya adalah empati.

Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Siko Ternate memiliki hubungan yang bermakna dengan tingkat kepuasan pasien peserta Jaminan Kesehatan Nasional. Disarankan, agar Pemerintah Kota Ternate melalui Dinas Kesehatan untuk tetap mempertahankan dan terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan melakukan penguatan kelembagaan, infrastruktur, dan pembiayaan Puskesmas yang memadai sehingga dapat memberikan kepuasan kepada pasien.

 

Abstract

In order to improve the health of the people of Indonesia, has organized the National Health Insurance Scheme (JKN) by the government through the Social Security Agency (BPJS) Health as a manifestation of the mandate of the Constitution and Pancasila 1945 as outlined in Law No. 40 Year 2009 on National Social Guarantee System. The National Health Insurance Scheme aims to provide health coverage for participants to obtain health care benefits and protection to meet basic health needs. Implementation of the National Health Insurance involve various stakeholders one of which is the health center. One of problem that many people complain about the bureaucracy in Indonesia is the poor quality of public services including health services at the health center. The Quality of health care affects the patient’s satisfaction. The Quality of health care can be measured by using the 5 dimensions of service quality that is direct evidence (Tangibles) responsiveness, reliability, Assurance, and empathy. The purpose of this study is to determine the correlation between the quality of outpatient health care with patient satisfaction at the health center.

This research is observational research with descriptive analytic approach using cross sectional design. Place this study in Puskesmas Siko Ternate and was conducted from January to February 2015. The population in this study is an outpatient participant who visit the Siko health center during the period January to December 2014, while the respondents are outpatients participants of the National Health Insurance visited more than once. Sampling was done by nonprobability with purposive sampling technique using Lemeshow formulae as amount as 100 respondents. The source of primary data was obtained from questionnaires and secondary data was from Siko health center of Ternate. The data analysis was done using chi-square test and multiple logistic regression test. The data analysis was done analyzed SPSS programme.

The results showed that there was a significant relationship between direct evidence, responsiveness, reliability, security, and empathy with the level of satisfaction of outpatient participants of the National Health Insurance. The most dominant variables have a relationship with patient satisfaction compared with other variable is empathy.

From these results it can be concluded that the quality of health care at the health center Siko Ternate had a significant relationship with patient satisfaction level of participants of the National Health Insurance. To proposed the government of Ternate through the Department of Health to maintain and continuously improve quality of health services by strengthening institutions, infrastructure, and adequate financing of the health center so as to give satisfaction to the patient.

Download Full Artikel Disini