HUBUNGAN ANTARA FAKTOR PREDISPOSING, ENABLING, DAN REINFORCING DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT TATANAN RUMAH TANGGA DI KECAMATAN REMBOKEN KABUPATEN MINAHASA.

Finny F. Tumiwa*,  A. J. M. Rattu**, A. A. T. Tucunan **

 *Program Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi Manado

 

**Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado

 ABSTRAK

Penyuluhan kesehatan tentang perilaku hidup bersih dan sehat tatanan rumah tangga secara baik belum dilaksanakan sepenuhnya dan masih jauh dari target yang telah ditetapkan oleh pemerintah.  Persentase perilaku hidup bersih dan sehat tatanan rumah tangga nasional pada tahun 2015 baru mencapai 32,3% dan diharapkan dapat mencapai 70% pada tahun 2019 nanti. Penyuluhan kesehatan tentang perilaku hidup bersih dan sehat tatanan rumah tangga dari Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa maupun dari Puskesmas di Kecamatan Remboken masih belum dilaksanakan secara maksimal.

Adapun permasalahan yang ditemui yaitu daerah di Kecamatan Remboken merupakan daerah rawan sanitasi karena struktur tanah berawa sehingga memungkinkan jentik-jentik nyamuk dan kuman penyakit untuk berkembangbiak, struktur tanah ini juga membuat masyarakat kesulitan untuk membangun jamban standar dengan tangki septik, adapun masyarakat yang kurang mengkonsumsi makanan bergizi, tidak memberikan ASI eksklusif kepada bayi, sering merokok di dalam maupun diluar rumah, begitu juga ketersediaan sarana dan prasarana yang kurang memadai seperti air bersih, tempat sampah umum, tempat pembuangan limbah, dan masih banyak rumah yang belum memenuhi kriteria rumah sehat karena dinding rumah yang masih terbuat dari papan atau bambu beralaskan tanah, tidak memiliki ventilasi, dan luas lantai tidak sesuai dengan jumlah anggota keluarga, adapun fasilitas kesehatan yaitu 1 puskesmas dan 4 puskesmas pembantu tetapi, keempat puskesmas pembantu tersebut belum dioperasikan secara maksimal, tenaga kesehatan di Kecamatan Remboken yang berjumlah 18 belas orang dinilai masih belum cukup untuk memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada 3.475 KK di Kecamatan Remboken.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara faktor predisposing, enabling, dan reinforcing dengan perilaku hidup bersih dan sehat tatanan rumah tangga di Kecamatan Remboken. Jenis penelitian ini adalah penelitian dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh keluarga yang memiliki bayi ≥ 6 bulan atau balita yang berdomisili di Kecamatan Remboken. Jumlah Populasi sebanyak 3.475 keluarga. Sampel dalam penelitian berjumlah 93 orang responden. Analisis data menggunakan uji Chi-Square  dan Uji regresi logistic.

Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan perilaku hidup bersih dan sehat p=0,001 (p<0,05), sikap dengan perilaku hidup bersih dan sehat p=0,001 (p<0,05), sarana dan prasarana dengan perilaku hidup bersih dan sehat p=0,000 (p<0,05), dan penyuluhan kesehatan dengan perilaku hidup bersih dan sehat p= 0,000 (p<0,05). Hasil Uji regresi logistic menunjukkan bahwa variabel penyuluhan kesehatan merupakan yang paling dominan berhubungan dengan perilaku hidup bersih dan sehat dengan nilai OR (Odds Ratio) paling tinggi yaitu OR = 11,978 (CI 95% = 3,882-36,959). Jadi kegiatan penyuluhan kesehatan yang baik dari petugas kesehatan akan membuat anggota rumah tangga melakukan perilaku hidup bersih dan sehat dengan peluang 12 kali lebih baik dibandingkan dengan tidak adanya kegiatan penyuluhan kesehatan oleh petugas kesehatan.

Kesimpulan penelitian ini yaitu faktor predisposing(pengetahuan, sikap), enabling (sarana dan prasarana) dan faktor reinforcing (penyuluhan kesehatan) memiliki hubungan yang bermakna dengan perilaku hidup bersih dan sehat. Faktor penyuluhan kesehatan merupakan variabel yang paling dominan.

Kata Kunci : predisposing, enabling, reinforcing, perilaku hidup bersih dan sehat rumah tangga.

 

ABSTRACT

Health education about clean and healthy behavior of the households has not been fully implemented and it far from the government’s target. The percentage of clean and healthy behavior of national households on 2015 reached 32.3% and hopefully it will reach 70% on 2019. Health education of clean and healthy behavior in Remboken, Minahasa has not fully implemented.

The main problems of health environment in Remboken’s area is the sanitation’s problems because of the swampy soil structures allowing the larvae of mosquitoes and germs to multiply and spread the deseases, the soil structures also makes it difficult to build standards latrines with septic tank and the other problems are people who less consumes the food with a lot of nutritious, not often gives an exclusive breastfeeding to the baby, often smokes in and outside of the home, as well as the availability of facilities and the inadequate infrastructures such as clean water, municipal waste, disposal waste, and there are homes that not have the criteria of a healthy home because the wall of the house is still made from boards or bamboo and paved ground, has no ventilation, and the floor area is not accordance with the number of the family members, and also the health facilities are a public health center and four helped health centers but, the four health centers aren’t be operated, the health workers in Remboken public health centers are 18 health workers it’s still not enough for the health care of the 3,475 households in the district of Remboken.

The main goal of this study was to analyze the correlation between predisposing, enabling, and reinforcing factors of clean and healthy behaviors in Remboken. The type of the research is cross sectional design. The population in this research are the whole family that has ≥ 6 months baby or toddler who live in Remboken’s area. The population are 3,475 families. The samples are 93 respondents. Data analyze using Chi-square test and logistic regression test.

                The results showed that there was a significant correlation between knowledge with a healthy and clean behavior  p = 0.001 (p <0.05), the attitude with a clean and healthy behavior p = 0.001 (p <0.05), facilities and infrastructures with  a  clean and healthy behavior p = 0.000 (p <0.05), and health education with a clean and healthy behavior p = 0.000 (p <0.05). The results of logistic regression showed that the variables of health education is the most dominant variable that correlate with a clean and healthy behavior with OR (odds ratio) = 11.978 (95% CI = 3.882 to 36.959). So, health education activities of health workers will motivated the households to do a clean and healthy behavior with opportunities 12 times better than never make a health education activities by health workers.

The conclusion of this study are predisposing factors (knowledge, attitudes), enabling (infrastructures) and reinforcing factors (health education) has the significant correlation with a clean and healthy behavior. Health education is the most dominant variable that influence a clean and healthy behavior.

Keyword: predisposing, enabling, reinforcing, clean and healthy behavior of the households.

Download Full Artikel Disini